Jakarta (KABARIN) - Modinity Fashion Parade (MFP) 2026 yang digelar pada Sabtu (17/1) di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah menjadi sebuah wadah bagi industri fesyen di kawasan Asia Tenggara untuk lebih berekspresi dan tampil percaya diri.
“Di sini, brand-brand kami berkembang bersama, tetap berpegang pada nilai dan komunitas yang telah dibangun. Tahun ini terasa berbeda karena Borobudur memberi konteks yang lebih kuat bagi cerita yang ingin kami sampaikan,” kata CEO Modinity Group Linda Anggrea dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.
Linda menyampaikan bahwa Modinity Fashion Parade merupakan bagian penting dari perjalanan Modinity dalam membangun ekosistem fesyen yang berkelanjutan. Acara itu menghadirkan fashion sebagai pengalaman yang utuh di mana koleksi, musik, tata cahaya, dan kekuatan lokasi berpadu, menciptakan momen yang berkesan dan memiliki arti, tidak hanya karena tempatnya, tetapi juga karena pesan yang dibawanya.
Runway Modinity Fashion Parade 2026 menampilkan koleksi dari Buttonscarves, Benang Jarum, Nada Puspita, Zyta Delia, CALLA, dan Rizman Ruzaini, dengan Buttonscarves Beauty sebagai Official Makeup Brand. Tahun ini juga menandai debut Rizman Ruzaini di panggung Modinity Fashion Parade, setelah rumah mode asal Malaysia tersebut resmi bergabung dalam ekosistem Modinity Group pada 2025.
Ia melanjutkan saat ini komunitas menjadi elemen penting dalam penyelenggaraan tahun ini. Para pelanggan hadir bukan hanya sebagai penonton, melainkan sebagai bagian dari ekosistem Modinity yang tumbuh bersama para jenama.
Menurutnya, para pelanggan datang dari berbagai daerah di Indonesia, menempuh perjalanan darat, laut, dan udara untuk menyaksikan langsung momen ini. Kehadiran tersebut mencerminkan hubungan jangka panjang yang dibangun atas dasar kepercayaan dan kesinambungan.
Adapun pemilihan Borobudur sebagai tempat penyelenggaraan acara yakni karena candi itu menjadi situs Warisan Dunia UNESCO dan salah satu ikon budaya Indonesia.
Modinity Fashion Parade (MFP) merupakan ajang fashion tahunan milik Modinity Group yang menghadirkan seluruh ekosistem brand Modinity dalam satu rangkaian pertunjukan. Ajang parade fesyen itu melibatkan lebih dari 200 model dan hampir 1.000 tamu undangan.
Mengambil inspirasi dari nilai sejarah lintas generasi yang melekat pada Borobudur, MFP 2026 yang bertemakan "Infinite Wonders" itu menghadirkan pendekatan storytelling yang memadukan warisan masa lalu dengan arah masa depan.
Hal ini juga merefleksikan keyakinan bahwa fesyen dapat menjadi sebuah dialog yang terus berkembang, dibentuk oleh keahlian, kesinambungan, dan kehadiran budaya yang abadi.
Melengkapi rangkaian pertunjukan, penampilan dari Yura Yunita, Marcell Siahaan, dan Katon Bagaskara turut hadir mengiringi jalannya runway, menciptakan suasana yang selaras dengan keseluruhan konsep acara.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026